12 Rabiul Awal Paling Spesial

Muhammad Rasulullah via www.islam.com.kw
12 Rabiul Awal tahun Gajah, sejak saat itu lah peradaban mulia itu mulai. Api raksasa yang telah menyala ratusan tahun lamanya, dianggap dewa oleh majusi padam begitu saja. Tak ada angin, tak ada hujan. Kuasa siapa?
Cahaya putih menerangi Mekkah. Alam semesta bersukacita menyambutnya dengan riang. Ada apa gerangan? Siapakah the chosen one itu? Benarkah saat yang telah lama dinanti-nantikan itu telah tiba?
***
Beruntung sekali manusia yang sempat hidup di zaman itu, terlebih lagi mereka yang diberikan taufiq dan hidayahNya. Bagaimana tidak, Michael H. Hart saja yang notabene-nya non-muslim berani memasang sayyidina Muhammad SAW  di urutan pertama orang paling berpengaruh di dunia sepanjang masa dalam bukunya "The 100". Alasannya?
Masih ingat dengan gelar ­Al- Amin (dapat dipercaya) yang disematkan padanya? Itu lah salah satu sifat yang melekat pada nabi selain ­siddiq (benar), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas).
Berkat empat sifat terpuji di atas, beliau dikenal sebagai uswatun hasanah,  sosok teladan yang patut kita tiru akan gaya hidupnya. Nabi Muhammad adalah ahli strategi perang dengan banyak memenangkan peperangan dengan gemilang. Dalam hal politik, beliau dipandang sebagai politikus terhebat sepanjang sejarah. Sebut saja salah satunya ketika peristiwa Fathul Makkah (pembebasan Mekkah).
Saat itu Rasulullah bersama pasukannya kaum muslimin datang dari Madinah ke tanah kelahirannya, Mekkah. Beliau membebaskan tempat suci Ka’bah dari berhala-berhala yang diletakkan di sekitar Ka’bah. Rasulullah yang pernah terusir dari kampung halamannya sendiri kini kembali dengan jumlah pengikut yang lebih banyak. Dengan kekuatan yang lebih besar, tak ada niat dari Rasulullah sedikit pun untuk membalas perlakuan kafir Quraisy untuknya.
Mereka mengucap syahadat dengan suka rela, tak ada pertumpahan darah walau setetes. Dengan islamnya penduduk Mekkah, maka semakin meningkat pula umat Nabi Muhammad.
Beliau juga sangat mahir dalam berdagang. Menjajakan barang dagangan tanpa sedikit pun kecurangan, hingga saudagar kaya-raya, Khadijah, jatuh hati dan akhirnya menikah dengannya. Pernikahan ini berlangsung sebelum Muhammad diangkat menjadi nabi dan rasul. Begitu banyak alasan yang menjadikannya nomor satu, sayangnya keterbatasan ruang dan waktu membuat hal itu tak bisa tertuang dalam tulisan singkat ini.
Maulid nabi tahun ini (2016) terasa begitu spesial bagi saya, karena 12 Rabiul Awal, Senin besok bertepatan dengan 12 Desember kalender Masehi/Miladiyah. Tanggal itu pula menjadi awal keberadaan saya di dunia ini.
Lahir dari rahim seorang ibu yang penuh kasih-sayang dan perjuangan dalam merawat putra-putrinya. Untuk bidadari spesial saya, tak hanya ke Baitullah, engkau pantas mendapatkan tiket VIP ke surga dan memperoleh istana dari permata.
Senang rasanya karena secara kebetulan (versi manusia) angka kembar saya bisa bersanding dengan angka istimewa milik kekasih Allah. Sebaliknya, saya sedih dengan jatah hidup yang semakin berkurang namun amalan baik saya belum bertambah. Taubat saya masih kawe-kawean, nilai rapor banyak merahnya, sampe-sampe malaikat Atid pegal tangannya. Mudah-mudahan negeri ini menjadi aman dengan banyaknya orang yang bertaubat. Nastaghfirullahal ‘adhzim wa natuubu ilaihi...
Semoga hidayah, ampunan,dan husnul khatimah menjadi kado terindah di seperempat jalan hidup saya.
Kembali ke laptop!
“...Barang siapa yang mencitaiku, akan bersamaku di dalam surga.”
Dari potongan hadits di atas, Rasulullah menjamin surga bagi siapa saja yang mencintainya. Mari biasakan lakukan sunnah dan memperbanyak shalawat.

Allahumma shalli ‘ala sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad
Kamaa shallaita ‘alaa sayyidina Ibraahiim, wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahiim
Wa baarik ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad
Kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa Ibraahiim, wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahiim
Fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.

Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam via google image

Melalui momentum maulid ini, mari kita tingkatkan kembali apa yang telah diperingatkan oleh yang mulia baginda rasul.
Mari menjadi pemuda Islam seutuhnya!
Mari baca Al-qur’an!
Mari hafal Al-qur’an!
Mari pahami Al-qur’an!
Mari amalkan Al-qur’an!
Biar pelan yang penting jalan. sedikit demi sedikit kita bangkit. Kita kembalikan kejayaan Islam. Kita hapus kejahilan. Lawan! Perangi kebodohan dengan belajar ilmu lebih giat lagi. Perluas wawasan keislaman dengan banyak membaca sejarah gemilang Islam. Jangan biarkan islamphobia mendekati kita. Allahu akbar!!!


Comments

TERPOPULER

WhatsApp Tidak Bisa Menambahkan Kontak, Ini Cara Mengatasinya

Aplikasi Ini Siap Tampung Ide Cemerlangmu